Kamis, 16 Mei 2013
Banyak orang meyukai Seni, terutama Seni Lukis, karena dengan melukis seseorang bisa berimajinasi dengan baik dan meng apresiasikan imajinasinya dalam bentuk suatu karya. Banyak pelukis-pelukis terkenal karyanya, seperti Leonardo da Vinci, salah satu karya yang paling terkenal adalah lukisan Monalisa. Begitu juga dengan Pablo Picasso, Louis Davis, Joes Ingres dan banyak lagi. Kebanyakan karya dengan cara menggambar adalah representasi dari ingatan atau imajinasi seorang juru gambar. Subjek ini bisa berupa tampilan realistis dalam kehidupan sehari-hari seperti potret, setengah realistis seperti karya-karya sketsa, atau yang benar-benar mementingkan gaya gambar seperti kartun, karikatur, atau gambar abstrak.
Kebanyakan orang menyukai menggambar atau melukis dengan dasar menggunakan pensil. Karena jika ada kasalahan dapat dihapus, lain halnya dengan menggunakan kuas, cat cair, spidol atau lainnya. Jenis-Jenis Pensil yang biasa dipakai ketika menggambar yaitu: 2B, 3B, 4B, 5B, 6B, 7B, 8H, 9B, HB, F, dan masih banyak lagi.
Unsurnya ada 3 huruf yaitu H, F dan B.
- H berarti Hardness (yaitu tingkat kekerasan, skalanya antara H, 1H sampai 9H, semakin tinggi angkanya berarti semakin keras)
- F berarti Fine (yang diperuntukan utk menulis dan tanpa skala)
- B berarti Blackness (tingkat kehitaman dari mulai B, 1B, 9B bahkan 9xxB)
Ketebalan dan Kehitaman dari Pensil pun berbeda-beda, berikut adalah grafik ketebalannya:
LANGKAH-LANGKAH MENGGAMBAR MENGGUNAKAN PENSIL
1. Siapkan Alat dan Bahan sebelum Menggambar
Sediakan peralatan gambar yang sederhana. Yang gampang didapat dimana aja, yaitu:
-
Kertas dari bahan manila, Padalarang, linen atau kalau susah nyarinya coba dari buku gambar A3 -
Pensil, merk yang bagus jenis 2b karena lebih mudah pengeditannya -
Penghapus, yang bagus merk Staedtler -
Penggaris -
Kaca pembesar, kalau nggak ada ya usahakan mata bisa melihat dengan jelas
2. Mulai Menggambar Bentuk Wajah dengan Menggunakan Garis Bantu
Pada dasarnya, tiap-tiap orang mempunyai bentuk dasar wajah yang sama. Dan untuk mempermudah menggambar bisa digunakan garis bantu. Perlu diperhatikan dalam membuat garis bantu ini, satu posisi wajah dalam photo bisa jadi tidak sama dengan posisi wajah dalam photo yang lain. Untuk permulaan gunakan contoh photo tampak depan (close up). Cobalah terus berlatih dengan patokan garis bantu yang dibuat. Kelak kalau sudah terbiasa, dan sudah mahir, mungkin unsur ketelitian, kepekaan, akan membawa anda bisa menentukan sendiri teknik-teknik yang lebih pas. Karena tiap-tiap pelukis mempunyai metode tersendiri dalam menentukan cara apa yang paling disukainya dan paling pas untuk menggambar sesuai dengan hasil yang diinginkannya. Coba perhatikan garis bantu yang dibuat untuk memudahkan dalam menentukan ketepatan peletakan obyek.
3. Menggambar Bentuk dari Mata
Berikut merupakan langkah-langkah menggambar mata dengan baik dan benar:
-
Kelopak mata (yang seperti pisang itu)
-
Lalu pupil atau bagian yang bulat hitam itu
-
Lalu bulatan hitam yang ada di dalam pupil
-
Dan bagian yang tak kalah penting adalah gelembung putih yang dibuat di bagian pupil untuk membuat kesan berkaca
-
Tinggal memberi warna hitam sana-sini
-
O iya yang dibikin hitam legam yang pinggir-pinggir pupil semakin ke inti mata semakin ringan ngarsirnya tapi tetap hitam, yang putih cuma yang sbagai gelembung efek kacanya
4. Menggambar Hidung dengan Menggunakan Pensil
Gambar hidung adalah bagian wajah yang paling "unik". Dan sebagian orang yang belajar menggambar photo akan sering kesulitan ketika mulai "bertemu" dengan hidung. Bagaimana hidung bisa kelihatan mancung? Bagaimana hidung bisa kelihatan "pesek"? Bagaimana hidung bisa kelihatan lebar? Bagaimana hidung bisa kelihatam mungil?
Kalau menggambar pose wajah menyamping mungkin masih bisa dengan mudah, karena ada garis hidung yang bisa dibentuk.
Tetapi kalau photo close up. Tampak depan, bagaimana bisa memunculkan hidung? Karena dibagian hidung tidak ada garis? Caranya adalah dengan memanfaatkan "volume" bayangan, yang bisa menonjolkan hidung tanpa harus menggunakan outline. Contoh gambar di samping menunjukkan panduan garis juga sangat membantu. Dan ketelitian bermain bayangan sangat membantu membentuk hidung sesuai yang diharapkan.
5. Menggambar Bibir dengan Menggunakan Pensil
Bagian yang lumayan sulit, tetapi sekaligus menyenangkan adalah bagian bibir. Karakteristik dari bibir adalah panjangnya, lebarnya, ketebalannya. Dan uniknya lagi adalah bibir atas dan bibir bawah tidak sama bentuknya. Gambar disamping adalah urutan menggambar bibir. Perhatikan garis bantu untuk membuat "haluan" yang menentukan bentuk bibir, dan keserasian antara bibir dan hidung, dan keserasian antara bibir dan dagu.
Setelah anda mulai bisa menggambar bentuk. Langkah berikutnya adalah menggambar kombinasi/gabungan bentuk dalam satu area kecil. Dalam contoh diatas misalnya. Untuk menambah ketelitian, cobalah berlatih dengan 2 area tadi dulu. Belajarlah menggambar dengan sabar, jangan terburu-buru. Kalau dirasa udah bisa menguasai dan gambar mulai mirip, cobalah area yang lebih luas lagi.
GALERI
Langganan:
Postingan (Atom)